MEMPERSIAPKAN STRATEGI MENGHADAPI JADWAL PADAT FPL BULAN DESEMBER

PENDAHULUAN

Bulan Desember seringkali menjadi bulan tersibuk bagi tim Premier League. Saat liga-liga lain (biasanya) mengalami jeda liburan Natal dan akhir tahun, liga Inggris justru berjalan semakin cepat dengan jadwal yang semakin padat. Hal ini disebabkan oleh adanya 2 turnamen lain di Inggris selain Premier League, yaitu FA Cup dan EFL Cup (Carabao / Carling Cup). Khusus musim 2020/21 ini, dengan situasi pandemi yang tidak menentu, terdapat juga penyesuaian jadwal di Liga Inggris. Mulai dari gameweek ke-12 FPL, tidak ada pertandingan FA Cup hingga tahun baru. Tidak ada juga pertandingan level Eropa (UCL / UEL), namun jadwal Liga Inggris tetap menjadi padat. Sejak tulisan ini terpublikasikan hingga akhir tahun, tercatat para manajer FPL akan 5x berhadapan dengan deadline gameweek FPL, belum menghitung deadline berikutnya yang jatuh pada tanggal 2 Januari. Bagaimanakah pembagian jadwal tersebut? Siapa saja tim yang memiliki jadwal istirahat paling pendek dan rentan rotasi? Apakah ada tim yang jadwalnya cukup longgar? Semua akan dibahas di artikel ini.

@LEGOMANE

Salah satu akun twitter yang sering mengunggah jadwal, @Legomane menyediakan grafik seperti dapat dilihat di Gambar 1 berikut. Grafik tersebut tidak hanya memasukkan jadwal liga Inggris (PL) yang poinnya terhitung secara langsung di FPL, tetapi juga jadwal lain yaitu liga Eropa (UCL/UEL) dan Carabao cup. Pertandingan kandang dituliskan dengan huruf kapital, sedangkan pertandingan tandang dituliskan dengan huruf non-kapital. Batang berwarna gradasi merah – hijau menunjukkan jeda istirahat yang dimiliki setiap tim antar pertandingan.

Gambar 1. Jadwal setiap tim PL di bulan Desember

TIM ‘SIBUK’

Ada 7 tim dengan jadwal paling sibuk di bulan Desember, yaitu Arsenal, Tottenham, Manchester United, Manchester City, Leicester, Chelsea, dan Liverpool. Tidak aneh, karena ke-7 tim tersebut terlibat dalam laga Eropa. Empat tim yang disebut pertama bahkan juga memiliki jadwal di perempatfinal Carabao Cup di tengah minggu antara gameweek 14 dan gameweek 15 FPL.

Arsenal adalah tim dengan jadwal terpadat, karena sejak Kamis, 10 Desember, hingga Selasa, 22 Desember (13 hari), Arsenal harus memainkan 5 laga, termasuk tandang liga Eropa ke Irlandia, kandang melawan Burnley, Southampton, tandang ke Everton, dan kembali kandang melawan Manchester City (Carabao Cup). Lebih lagi, selang 3 hari kemudian, Arsenal akan menghadapai lagi tim big-6 lainnya, Chelsea. Bagi pemilik aset Arsenal (yang kurang populer), bersiaplah dengan banyaknya rotasi yang mungkin diterapkan Arteta. Selain Arsenal, Spurs memiliki jadwal yang mirip padatnya, hanya selang 1 hari lebih dalam jeda istirahat antara gameweek 13 dan gameweek 14. Spurs juga memiliki jadwal tandang ke daratan Eropa (Antwerp – Belgia), sehingga tenaganya akan cukup terkuras.

Dengan banyaknya jadwal padat DAN penting bagi Manchester United (matchday 6 menentukan di UCL, kemudian derby Manchester, tandang ke Sheffield dan kandang melawan Leeds sebelum menjalankan laga perempatfinal Carabao Cup ke kandang Everton – semua terjadwal sebelum hari Natal), sangat mungkin Ole Gunnar Solskjaer menerapkan rotasi bagi pemain pentingnya di laga yang tergolong ‘mudah’, contohnya Sheffield United. Di sisi lain kota Manchester, jadwal terpadat terletak antara gameweek 15 (melawan Newcastle pada tanggal 26 Desember) dan gameweek 16 (melawan Everton pada tanggal 28 Desember). Jeda 1 hari antar gameweek itu pun dialami oleh Chelsea. Liverpool, meskipun memiliki jeda istirahat antara gameweek 14 hingga gameweek 15 yang cukup panjang, harus terbang cukup jauh ke markas FC Midtjylland, Denmark sebelum gameweek 12.

TIM ‘SANTAI’

Selain tim-tim di atas yang padat jadwalnya, terdapat beberapa tim yang justru sebaliknya, memiliki jadwal bulan Desember yang tergolong biasa saja. Tim-tim ini memiliki resiko rotasi lebih minim, sehingga sangat cocok untuk diinvestasikan. Tentu saja, tim-tim ini bukan tim besar, tetapi tim yang tidak berlaga di Eropa, dan sudah tersingkir di Carabao cup.

Tim-tim tersebut adalah West Ham, Leeds, Wolves, dan West Brom. Aston Villa bisa dimasukkan ke dalam kategori ini, namun penundaan partai gameweek 11 melawan Newcastle membuat jadwal mereka menjadi semakin padat. Praktis, dari ke-empat tim yang disebut sebagai tim ‘santai’, hanya jadwal antara gameweek 15 dan gameweek 16 saja yang menuntut adanya rotasi, sedangkan pertandingan lainnya memiliki jeda yang cukup untuk menurunkan tim inti.

STRATEGI FPL MENGHADAPI JADWAL PADAT

Dengan banyaknya pemain premium yang sedang dalam performa menjanjikan (Salah, de Bruyne, Fernandes), tentu sangat besar keinginan kita untuk ‘memiliki semua’, namun hal ini berpengaruh terhadap budget tim dan kualitas bench masing-masing tim. Dengan jadwal padat tim-tim besar, saya memperkirakan setidaknya setiap pemain tersebut akan diistirahatkan 1x sepanjang bulan Desember. Apalagi, perlu diingat, transfer terakhir tim-tim tersebut memberikan keleluasaan bagi managernya untuk mencadangkan pemain kunci mereka. Ole sudah mencoba menurunkan van de Beek sejak menit awal menggantikan Bruno Fernandes di gameweek 11, sedangkan Klopp sudah merotasi Mane dan Salah dengan Jota sejak akhir bulan November. Belum lagi rotasi Pep yang seringkali sulit ditebak.

Belum lagi adanya kemungkinan blank dan double gameweek yang semakin dekat, perencanaan para manajer FPL di bulan Desember perlu semakin panjang, memiliki alternatif, dan terstruktur setiap gameweeknya. Pengambilan keputusan yang cepat namun tidak gegabah menjadi kunci penting melewati bulan ini. Saran utama saya untuk periode ini adalah memiliki bench yang setidaknya mendapatkan menit bermain secara rutin. Sudah saatnya mengganti pemain seperti Dunne, Mitchell, Struijk di barisan pertahanan. Di barisan depan, praktis hanya Brewster dan Welbeck yang memiliki peluang menit bermain cukup baik. Pilihan terbanyak ada di barisan tengah (Soucek, Saka, Moutinho, dan lain-lain), namun justru posisi ini yang slotnya kebanyakan sudah ‘penuh’. Selamat mengarungi bulan Desember, berlibur, dan juga mendapatkan panah hijau. Sampai bertemu di artikel berikutnya di tahun 2021! Salam dari saya, segenap pengurus KoFPLI, dan seluruh admin estigabola.

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *